Membuat Patung David Beckham dari Photo

Yupe teman-teman semua, sekarang kita akan bahas tentang bagaimana membuat patung tetapi dari suatu objek foto,..
cayo
Pertama buka foto David Beckham yang original..

Duplikat layer background dengan menekan CTRL + J

Kita bekerja di Foto hasil duplikat aja  ya..  pilih layer 1 ( foto hasih duplikat )
Klik Image > Adjustment > desaturate atau CTRL + SHIFT + U untuk menjadikan Hitam putih.

Zoom bagian mata ..
Aktifkan quick mask mode .. kalo blom tau fungsi quick mas silahkan baca lagi tutorial photoshop saya yang ini..
Klik Brush Tool .. (pilih yang ukuran kecil … dikira-kira aja yang penting bisa buat masking bola mata nya )

Buat yang bagus yaa masking nya…   … oia.. mata satu lagi jangan lupa …
setelah beres proses masking , Non aktifkan lagi  Quick Mask Mode nya..
maka mata akan terseleksi , tapi ini terseleksi mata luar nya… kita harus inverse dulu.. klik Select > inverse..

Klik gradient tool… settingan gradient ada di gambar..
Buat gradient buat di dalem mata.. gradient warna gelap di bawah ..


Kalo nanti hasilnya urang memuaskan… warnai samping mata dengan brush ukuran kecil dan warna abu-abu gelap.

ini hasilnya :

warna yang gelap seperti alis, rambut, jenggot terangin dengan dodge tool..

Hapus background putihnya.. Karena warna background putih, ini jadi sangat memudahkan .. klik magic wand tool trus klik sekali aja di background putih nya.. laluKetan Tekan delete! tekan CTRL + D untuk menghilangkan seleksi..

Drag ke foto david beckham yang sudah diedit barusan..

KEcilin gambar temboknya, puter-puter, pokoknya biar pantes dan pas aja..  hehehe.. kalo mau diganti dengan texture yang lain juga gpp.. misal nemuin gambar batu .. pake aja..

Kalo mau pas, di bikin transparan dulu temboknya.. (opacity nya kurangin aja) .. kalo udah beres opacity nya naikin lagi jadi 100%
Klik Image > adjustment > desaturate untuk membuat tembok jadi hitam putih
CTRL + Klik di layer 1 (foto David Beckham), Klik Layer tembok (layer 2)  dan Klik Add Vector mask .. otomatis si tembok akan mengikuti bentuk Seleksi..

Ubah Layer mode menjadi Multiply

udah setengah jadi nih… tapi ada sebagian tangan dan badan nya masih ada..
jangan khawatir… kita potong aja..
matikan dulu layer background
CTRL + klik layer tembok.. klik Select > Inverse .. tekan DELETE..
Taraaa! hilang kan ?

Klik New FILL and adjustment layer > Hue/saturation

Klik lagi New FILL and adjustment layer > LEVEL

Supaya keliatan realistis… Burn semua tepi patung David BEckham …
CTRL + Klik Layer 1 untuk menyeleksi..
Klik burn tool… brush semua tepi nya.. kira-kira aja yah.. pokoknya sampai keliatan gelap aja..

Kalo udah keliatan bagus… sekarang kita gabung hasil nya.. dengan menekan CTRL +ALT+SHIFT + E

Buat dokumen Baru File > new

DRAG Layer gambar yang sudah jadi ke dokumen baru

Warnai background dengan warna hitam… pake paint bucket tool..
keliatan ada list putih seputar gambar patung david beckham …
mariii kita hilangkan!
Klik select > Modify > contract (cukup 1 pixel aja)
Klik Select > inverse lalu tekan delete…

Gunakan Poligonal Lasso tool untuk membuat bagian bawah patung biar keliatan seperti patung beneran
Seleksi bagian bawah patung seperti gambar .. Tekan DELETE

Gunakan Eraser Tool untuk menghaluaskan hasil potongan bentuk bawah patung

Sekarang kita setting background nya sedemikian rupa.. biar keliatan lebih real lagi..
Gunakan Brush tool (Ukuran Besar dan Soft round) , warna abu-abu…

Kita buat bayangannya sekarang..
Buat layer baru diatas layer background..
gunakan Ellipticak marquee tool … buat Ellips dibawah patung dan warnai dengan warna hitam

Klik Filter > Blur > Gaussian Blur

udah kan ?
kita buat lighting sekarnag..
CTRL + klik di layer patung..
Klik Filter > Render > lighting Effect

Hasil akhirnya harusnya seperti ini :

Silahkan pun dijajal, teruslah berkarya...

Satu waktu Berada Dalam Perut Bumi



Goa Jomblang terletak di Desa Jetis , Kecamatan Semanu, Gunungkidul atau sekit
ar 50 kilometer sebelah tenggara Jogja. Goa ini merupakan satu dari sekitar 500 gua yang terdapat di kawasan pegunungan karst Gunung Kidul. Gua Jomblang merupakan gua vertikal yang jarak antara bibir gua dengan dasarnya beragam, jarak paling jauh sekitar 80 meter.

Oleh karena itu, untuk memasukinya dibutuhkan kemampuan melakukan Single Rope Technique (SRT) atau teknik menelusuri gua vertikal dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-medan vertikal.

Gua yang berdiameter sekitar 50 m ini, pertama kali dijelajahi pada 1984 oleh Acintyacunyata Speleological Club (ASC), kelompok penjelajah gua dari Kota Jogja. Goa ini, pada sekitar 1970an dijadikan lokasi pembunuhan massal anggota PKI.

Kejadian ini sempat membuat takut masyarakat setempat hingga cukup lama goa tersebut tidak dijamah manusia. Konon banyak yang mencoba masuk dan akhirnya hilang. Pada 1990-an, masyarakat sekitar Goa Jomblang menggelar doa bersama di gua tersebut. Sejak saat itu, tidak ada lagi penjelajah gua yang hilang.

Untuk mencapai dasar Goa Jomblang memang cukup sulit dan melelahkan. Namun begitu masuk ke orang akan menemui pemandangan yang menakjubkan. Di dasar gua, beberapa pohon tumbuh rimbun sedangkan pada bagian dinding kapurnya ditumbuhi oleh tanaman perdu. Sampai di dasar ini, penjelajah dapat beristirahat sebentar di sebuah bilik hasil bentukan alam.

Seusai beristirahat, penjelajah dapat meneruskan perjalanan dengan menelusuri lorong yang menghubungkan Goa Jomblang dengan gua vertikal lainnya yang bernama Grubug. Lorong ini cukup lebar dengan panjang sekitar 500 meter. Menelusuri lorong ini tidaklah terlalu sulit, karena telah ada jalan setapak yang terbentuk dari bebatuan yang disusun memanjang.

Di ujung lorong yang juga menjadi dasar Goa Grubug, penjelajah dapat melihat keindahan luar biasa. Dua buah stalagmit besar berwarna hijau kecoklatan berdiri tegak di tengah dasar Gua Grubug. Jika penjelajah dapat mencapai dasar Grubug pada pukul 13.00 WIB, pemandangan sinar matahari yang menerobos kegelapan abadi di dasar Goa Grubug akan begitu menakjubkan. Sinar ini menyentuh sejumlah stalaktit dan stalagmit yang terbentuk oleh tetesan air selama ribuan tahun.

Untuk mencapai Goa Jomblang, orang dapat menggunakan transportasi umum. Dari Terminal Bus Giwangan, Kota Jogja , penjelajah dapat menggunakan bus jurusan Jogja-Wonosar. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan angkutan umum jurusan Wonosari-Semanu. (ZUH/Berbagai sumber)

Sumber : koranjogja.com
Foto : Obie & Yudi Blasco

KEAJAIBAN DUNIA DI MASA LAMPAU

inilah 7 keajaiban Luar biasa di masa lampau
1. Patung Raksasa Colossus Rhodes.

Colossus Rodhes adalah patung Helios, yang terletak di pulau Rodhes, Yunani, dibuat oleh Chares dari Lindos antara 292 dan 280 SM. Patung ini dianggap sebagai 7 keajaiban dunia kuno. Sebelum kehancurannya, patung ini berdiri lebih dari 30 meter, membuatnya sebagai patung tertinggi dalam dunia kuno. Colossus Rodhes memiliki tinggi yang hampir sama dengan Patung Liberty.
2. Taman Bergantung Babylonia.

Dibuat oleh Raja Nebukadnezar II pada 600 SM sebagai hadiah kepada istri tercintanya yang sakit bernama Amyitis yang rindu pada tanaman2 dari negerinya, Persia. Lokasi taman ini sekarang bernama Irak.
3. Mausoleum Maussollos

Makam yg besar dan indah Maussollos atau Helicarnassus adalah makam yang dibangun pada 353 – 350 BC di Helicarnassus (sekarang bodrum, Turki) untuk Maussollus, Raja Persia Artemisia II, dari istrianya Caria. Struktur makam yg besar dan indah ini dirancang oleh arsitek dari Yunani Satyrus dan Phytius. Makam yg besar dan indah ini mempunyai ketinggian sekitar 45 meter.

Puing-puing sisa mausoleum Maussollos pada masa sekarang
4. Mercusuar Alexandria

Mercusuar ini dibangun pada abad ketiga di pulau Pharos yang dekat dengan kota kuno Iskandariyah, Mesir. Ketinggian bangunan ini adalah sekitar lebih dari 115 meter dan ini adalah karya arsitektur tertinggi yang pernah dibuat oleh manusia selama ratusan tahun.
5. Piramida Giza.

Piramida Giza adalah piramida tertua dan terbesar di Giza, dan piramida ini termasuk ke dalam 7 keajaiban dunia sampai sekarang. Orang-orang percaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk Firaun dari dinasti keempat Mesir, Khufu Cheops. Dibutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk membangun piramida. Piramida ini dikenal sebagai Piramida Khufu.
6. Patung Zeus

Patung Zeus di Olympia dibuat oleh seorang ahli patung terkenal Phidias pada abad 5 SM, pada 432 SM di Olympia. Patung ini dalam posisi duduk dan memiliki tinggi sekitar 12 meter, dan mengisi Kuil Zeus yang dibangun sebagai rumah untuk patung ini.
7. Kuil Artemis

Kuil Artemis adalah kuil Yunani yang dibangun untuk Artemis pada tahun 550BC di Efesus pada masa pemerintahan dinasti Achaemenid dari kekaisaran Pesian.

Lokasi Kuil Artemis masa sekarang

Copyright © 2008 Artikel Indonesia Kirim Tulis Submit

Privileges Yogyakarta sued?


The specialty of Yogyakarta "sued" on Friday, November 26, 2010 by President Susilo Bambang Yudhoyono at the opening of a limited cabinet meeting at his office. This statement may reap the controversy: "The values ​​of democracy should not be ignored. Therefore, there should be no system that collided with a constitutional monarchy would any democratic values. "Actually, why Yogyakarta have privileges? What about history?

Special Region of Yogyakarta is a province based on the Sultanate and the Duchy Pakualaman Ngayogyakarta. Also added is also my ex-Surakarta Sultanate and the region Kasunanan Praja previous Mangkunegaranyang an enclave in Yogyakarta.

Government of Yogyakarta Special Region origins from 1945, even before that. A few weeks after the proclamation of 17 August 1945, at the insistence of the people and after seeing the conditions that exist, Hamengkubuwono IX issued a royal decree known as the Mandate 5 September 1945. The contents of the decree is a monarchy integration into the Republic of Indonesia in Yogyakarta. Substantially similar decree was issued by the Paku Alam VIII on the same day.

Decree for integration with the Republic of Indonesia such actually was issued by the various monarchs in the archipelago, although not a few of the monarchy is waiting for the enforcement of the Netherlands East Indies after the defeat of Japan.

At that time Ngayogyakarta Sultanate rule include:
District of Yogyakarta with bupatinya KRT Hardjodiningrat,
Sleman regency regent KRT Pringgodiningrat,
Bantul regency with bupatinya KRT Joyodiningrat,
Gunungkidul district with bupatinya KRT Suryodiningrat,
Kulonprogo with bupatinya KRT Secodiningrat.

While the power Duchy Pakualaman include:
City District Pakualaman with bupatinya KRT Brotodiningrat,
District Adikarto with bupatinya KRT Suryaningprang.

By leveraging the momentum of the formation of the Working Committee of the National Committee of Indonesia Yogyakarta on October 29, 1945 with the chairman and deputy chairman Moch S. Saleh Joyodiningrat and Ki Bagus Hadikusumo, then a day later, semufakat with KNI Working Body Region of Yogyakarta and Paku Alam IX Haamengkubuwono VIII issued a royal decree together (known as Agent 30 October 1945 that it hand over power to the Agency Workers KNI Legeslatif Region of Yogyakarta. From then on Similarly the second ruler in the kingdom of southern Java decreed together and start a union of two kingdoms.

Since then not only the royal decree signed by the monarch but also by the chairman of the Working Committee as a symbol of Yogyakarta Regional KNI consent of the people. The development of the monarchy unity experienced ups and downs. On May 18, 1946, the official name of the Special Region of Yogyakarta put into use in the affairs of local government asserted the unity of two kingdoms to be a special area of ​​the State of Indonesia. Use of these names are in Notices No 18 on the Councils of Representatives in the Special Region of Yogyakarta (see Notices of Yogyakarta No. 18 of 1946). Government remains united monarchy lasted until the issuance of Law No. 3 Year 1950 concerning the establishment of the Special Region of Yogyakarta, which confirmed the Sultanate of Yogyakarta and Paku Alaman region is an integral part of the State of Indonesia.

"(1) Local area covering the Sultanate and the region is defined to be Paku Alaman Special Region of Yogyakarta. (2) Special Region of Yogyakarta is level with the province. "(Article 1 of Law No. 3 of 1950)

Article 18 UUD 1945

Ngayogyakarta Sultanate stood since 1755 founded by Prince Mangkubumi who then hold a lane I. Duchy Pakualaman, established since 1813, founded by Prince Notokusumo, (brother of Sultan Hamengkubuwono II) and then holding the title Duke of Paku Alam I.

Government of the Netherlands East Indies at that time admitted nor Pakualaman Sultanate, as the kingdom with the power to govern their own households. All that is expressed in the political contract. Last Sultanate political contract listed in the State Gazette 1941 No. 47 and political contract Staatsblaad Pakualaman in 1941 Number 577.

On the basis of article 18 of Act 1945, the DPRD DIY desire for status as a Special District for the Regional Level I, remain sustainable by considering the history of the formation and development of Government Area of ​​the duly respected.

Article 18 of the Constitution 1945, states that "Indonesian Regional distribution of large and small areas, with the form of government established by law by looking at and considering consultative basis in the system the State Government and the rights of its origins in the regions that are Parties ".

As the level of province Autonomous Region, DIY established by Law No. 3 of 1950, in accordance with the purpose of article 18 of the 1945 Constitution. Mentioned that the Special Region of Yogyakarta is the former include Local / Regional Yogyakarta Sultanate and Pakualaman.



source: blog-sejarah.blogspot.com

Twitter Facebook Favorites More

 
Powered by Faiz Muhammad